Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerita

BALADA PARA PETANI

Kami tak pernah bertanya Tidak juga berbicara tentang diri kami Sejak manusia belum mengenal logam Sejak kerbau dan sapi belum diairkan Tahukah kalian Kami para petani telah memulai menanam Setelah jemu berburu dan mengumpulkan binatang Tahukah kalian Kamilah para petani pemula budaya Membuat mata manusia terbuka dan hidup damai berlipat ganda Generasi demi generasi kami pelihara Sambil menanti ribuan tahun lagi Tibanya zaman baru technology dan industry Informasi dan komunikasi Tanpa kami para petani Dimana pula kalian berteduh Mengasah fikiran memajukan zaman dan pengetahuan Dizaman perangpun tentara kita bertumpu pada petani Dizaman kemerdekaan saat tak ada sepeserpun modal masuk dari negeri antah berantah Lalu siapa yang menjamin perut kalian Yang lapar dan terkulai lemah

Menyulap Lahan Kritis Menjadi Kebun Organik

Desa Lokapaksa , khususnya Banjar Bukit Sakti bagian atas merupakan lahan kritis, dengan potensi pertanian tegalan, peternakan dan daerah perkebunan, dikala musim penghujan para petani begitu menggebu-gebu menggarap lahan tegalan mereka untuk ditanami beraneka ragam tanaman palawija seperti jagung, ketela pohon, undis, komak, kecipir/kelongkang, cabe, pohon pisang dan lain sebagainya sebagai penunjang pendapatan mereka nantinya, mengingat lahan tegalan yang hanya bisa ditanami dikala musim penghujan tiba, sedangkan di musim kemarau petani tidak bisa memanfaatkan lahan pertanian mereka. Kelompok Tani Ternak Pucak Manik Semenjak masuknya Program SIMANTRI telah berusaha semaksimal mungkin memanfaatkan lahan kritis yang ada disekitar lingkungan kandang koloni kami semaksimal mungkin. Proyek kami adalah Menyulap lahan kritis menjadi kebun organik, kebun organik percontohan milik kelompok kami, kami tanami dengan pisang, cabe, ketela rambat diatas tanah porus dan bebatu. Dengan mem...

Menyadap Tuwak

Menyadap tuak adalah pekerjaan tambahan bagi I Gusti Putu Artha Yasa, disamping selain sebagai seorang petani dan peternak sapi. I Gusti Putu Artha Yasa adalah salah satu potret petani miskin anggota Kelompok Tani Ternak Pucak Manik, beliau sangat percaya bahwa walaupun hari ini susah esok hari bersama KTT. Pucak Manik pasti akan jauh lebih cerah. I Gusti Putu Artha Yasa yang tinggal disebuah gubuk sederhana di samping kandang koloni KTT. Pucak Manik saat ini sangat aktif dalam kegiatan usaha yang ada di KTT. Pucak Manik, beliau lah bersama teman-teman anggota KTT. Pucak Manik sebagai motor yang mengelola pupuk organik produksi KTT. Pucak Manik. Dengan pola bagi hasil 30% atas pengelolaan pupuk organik produksi KTT. Pucak Manik beliau bersama teman-teman anggota sudah sangat merasakan keuntungannya dalam kelompok SIMANTRI ini.   Disamping kegiatan di simantri, I Gusti Putu Artha Yasa memiliki kegiatan tambahan yakni menyadap tuak, tuak hasil sadapan dari pohon rontal...

Sapi Dengan Tanduk Panjang dan Besar

Jika Selama ini kita di Bali hanya sering melihat Sapi Bali atau mangkin Sapi perah Jenis Friesian Holstien (FH) atau mungkin jika kita pernah membaca artikel kami sebelumnya mengenai " Mengenal Aneka Sapi di Dunia " disana termuat aneka sapi yang ada di dunia ini. namun pada kesempatan kali ini kami akan membahas sapi-sapi yang memiliki tanduk yang panjang dan tanduk yang besar dan sudah tentu ini sebuah artikel yang unik. Biar tidak terlalu panjang penjelasannya, maka kita akan bahas satu-persatu sapi-sapi yang memiliki tanduk yang panjang dan tanduk yang besar sebagai berikut. 1. Texas Longhorn Texas Longhorn adalah ternak sapi yang terkenal karena karakteristik tanduknya yang dapat mecapai panjang hingga 2,1 Meter WOW sapi yang luar biasa. Tanduk yang dimiliki sapi ini dapat berbelok ke atas sedikit di ujung. Sapi Jenis Texas Longhorns terkenal dengan warna mereka yang beragam, berikut foto-foto mereka ini yang begitu menakjubkan.

Leluhur Sapi Bali di Habitat Aslinya

Sapi Bali ( Bos sondaicus ) yang dikenal saat ini merupakan salah satu bangsa sapi asli dan murni Indonesia, yang merupakan kekayaan genetik ( Flasma Nutfah ) indonesia, sapi bali merupakan keturunan asli banteng ( Bibos banteng ) dan telah mengalami proses domestikasi yang terjadi sebelum 3.500 SM, dimana Sapi Bali asli mempunyai bentuk dan karakteristik sama dengan banteng. Hingga kini dalam bahasa bali alus nama sapi bali disebut " BANTENG " (* dalam Bahasa Bali ALUS ) Oleh Orang-orang Bali. Keberadaan banteng (Bos javanicus) di habitat aslinya hingga kini tinggal di bebrapa taman nasional diantaranya : Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Meru Betiri, Taman Nasional Bali Barat, Taman Nasional Alas Purwo dan Taman Nasional Baluran menjadi pertahanan terakhir hewan asli Asia Tenggara ini. Secara Ilmiah Sapi Bali di Klasifikasikan sebagai berikut : Kerajaan : Animalia Filum : Chordata Kelas : Mammalia Ordo : Artiodactyla Famili : Bovidae Upafamili : Bovinae...

Rentenir Berdasi Masuk Pelosok Desa

Diantara kita mungkin saja suatu saat ketika berjalan-jalan di kota, biasanya dipinggir jalan atau di sebuah tiang listrik pernah melihat suatu Pamflet kertas hasil foto copy-an yang di tempel dengan bertuliskan "BUTUH DANA CEPAT.....!, GADAIKAN BPKB SEBAGAI JAMINAN 1 HARI LANGSUNG CAIR" Lengkap dengan Nomor Telpon yang bisa di hubungi. Pemandangan ini sudah sangat sering kita saksikan, pamflet yang mengotori pemandangan dijalan, tiang listrik hingga tembok-tembok yang berada di pinggir jalan. Bagi anda yang sering membaca koran dan otak atik pada rubrik iklan, sering juga kita temui tulisan seperti diatas, apalagi di dunia maya, dunia digital melalui media internet tak luput juga dari iklan ini. Suatu ketika di pelosok desa kami, pernah kami lihat anak-anak muda berpakain rapi selayaknya pegawai bank masuk hingga kepelosok desa menyasar warung-warung yang ada di desa kami dengan fasihnya menawarkan sebuah kredit harian kepada pedagang yang di jumpainya. Dalam benak pi...

Petani Melek Teknologi Informasi

Di era moderen seperti sekarang ini yakni sebuah era yang sekarang disebut sebagai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) atau dalam bahasa kerennya disebut era Information and Communication Technology (ICT) menjadikan dunia ini seolah-olah tanpa batas, tebaran informasi di dunia maya begitu berkembang sekarang ini. Dalam hal ini ada sebuah pertanyaan besar dalam benak kami, mungkinkah petani di bali melek Teknologi Informasi dan Komonikasi.........? Jika kita telisik kebelakang sebentar mengenai kondisi para petani kita di bali yang di hadapkan dengan semakin kompleksnya permasalahan mulai dari sisi kesejahteraan petani hingga kepada derasnya gempuran produk import yang membanjiri pasar hingga membuat anjloknya harga produk petani lokal. Dari sisi latar belakang pendidikan para petani di bali sebagian besar adalah petani tua yang mulai dari yang sama sekali tidak mengenyam pendidikan atau bahkan hanya sampai pendidikan dasar, dan hanya sebagian kecil petani yang muda yang mengen...

Mengenal Peternakan Modern

Jika kemarin kita telah Mengenal Alat Tradisional Pertanian di bal i , dan Mengenal Ragam HMT untuk Ternak Sapi maka hari ini kami akan mangajak Mengenal Peralatan Peternakan Modern dalam penyediaan pakan ternak mereka. Jauh di Luar Negeri sana ( Inggris, Australia dan Amerika ) Pertanian dan Peternakan disana telah memanfaatkan teknologi modern dalam pengelolaan pertanian dan peternakan mereka. Mekanisasi dalam dunia Peternakan dengan menggunakan mesin-mesin canggih, traktor canggih dan beberapa peralatan canggih lainnya dalam penyediaan pakan ternak mereka. Peternakan yang dikelola secara modern ini dengan memiliki ribuan ekor ternak sudah tentu memerlukan pakan ternak dalam jumlah yang sangat besar, namun bagi peternak disana kesulitan pakan bukan merupakan masalah yang besar bagi mereka, manajement peternakan mereka sudah sangat Mulai dari dari sektor hulu hingga hilir. Disektor Hulu dalam penyediaan pakan ternak, petani disana memiliki ladang rumput yang sangat luas, n...

Ketika Musim Kawin itu Datang

Rintihanku......! Inilah sejatinya dunia ini sekarang, dunia yang mana ada sebagian gemerlapan dan ada sebagian bahkan lebih dalam kegelapan.  Saat ini sejujurnya aku malu melihat dan mendengar tingkah polah dan bahkan kata-katamu, namun sebagian yang didepan bersorak dan yang dibelakang terdiam entah mengapa...!, saat ini juga aku coba tuliskan sepatah demi patah kata sebagai wujud kebosananku yang ingin sesekali kuperlihatkan kepada orang-orang yang berhati mulia dan bisa memahami aku apa adanya, namun ini bukanlah sebuah kelakar yang mungkin bisa menyesakkan dada, dan ini sebagai bahan untuk menggugah sahabat-sahabatku dan para hyang mulia, bagaimana susahnya aku berjuang menjalani kehidupan ini.  Disaat seperti ini aku gambarkan diriku sebagai sekuntum bunga yang dipuja puja sepasang kekasih sebagai wujud cinta dan perhatianmu padaku, akupun coba diriku tersenyum mekar menyambut harapanku dibalik kelakar manismu, akupun terlena akan kebesaran dirimu dibalik gemerlap...

Cerita Petani Tua dengan Anaknya

Adalah Beliau Salah Satu Anggota Kelompok Ternak Pucak Manik bernama Bapak I Gusti Putu Gargita , petani tua dari Desa Lokapaksa , dengan usia mencapai  70 tahun hari-harinya seakan tidak pernah peduli akan hiruk pikuk dunia ini yang berebut kekuasaan, yang mengemplang pajak, yang mengkorup uang rakyat dan lain sebagainya. Kesehariannya sebagai  buruh tani dan petani dilahan kering/tegalan dengan akrabnya berteman dengan cangkul dan sabit di sepetak lahan kering miliknya dari warisan milik leluhur beliau. Kehidupannya sangat-sangat sederhana sekali, beliau kini tinggal bersama istrinya yang kini sakit-sakitan dari 5 tahun yang lalu, beliau memiliki 2 orang anak, anak pertamanya perempuan dan kini sudah berkeluarga, sedangkan anak ke-2 nya bekerja sebagai buruh angkut  di sebuah toko suplier bahan bangunan di KOTA Denpasar dengan gaji hanya cukup untuk menghidupi dirinya sendiri di kota denpasar. Kini beliau sebagai kepala keluarga dengan menghidupi istrinya yang sa...

PUPUK ORGANIC "Petani VS PABRIK" Siapa Juara...?

Petani telah menyadari akan menurunnya hasil pertanian mereka semakin hari semakin menurun, hal ini menurut para ahli disebabkan karena semakin rusaknya kondisi tanah pertanian akibat dari penggunaan pupuk dan pestisida kimia yang berlebih, kita juga bersama menyadari akhir-akhir ini terjadi ketidak seimbangan lingkungan hidup di sekeliling kita, nah dari sekelumit permasalahan petani, maka pemerintah dari tingkat pusat sampai dengan daerah menggalakkan program pertanian organik. Dalam rangka mewujudkan program tersebut, maka telah diambil berbagai jalan melalui program-program strategis baik pusat maupun daerah, diantaranya : Program Pertanian Terintegrasi yang di Bali di beri nama SIMANTRI , Program SMD, Program Penyelamatan Sapi Betina Produktif, Program UPPO, hingga program penycabutan subsidi pupuk kimia, dan beralih ke subsidi pupuk organik. Dari sederet program tersebut diatas yang menjadi salah satu tujuan pemerintah yakni  petani diharapkan mau dan mampu memproduksi pu...

Katanya, Bertani Tidak Membuat Bangga

Ada ribuan alasan kenapa generasi muda Bali sekarang memilih meninggalkan kehidupan bertani di desa, salah satu alalsan yang yidak bisa dibantah adalah, bahwa bertani tidak bisa menjamin kehidupan hari esok lebih baik, bahwa profesi sebagai petani tidak mampu membuat generasi muda merasa bangga. Ini sangat masuk akal, lihat saja para petani tradisional di desa-desa, siklus kehidupan mereka dari dulu hingga sekarang tak ubahnya seperti gasing yang dipaksa menjadi bandul jaman. berputar tergantung di tempat semula dan tak bisa beranjak. terkadang acap kali berbenturan dengan berbagai masalah, kemudian terkapar dalam kondisi yang sama dan di tempat yang sama pula. Jika ada anak muda yang mengatakan bahwa anak muda enggan menjadi petani semata mata karena tidak mau ber belepotan dengan lumpur atau gengsi, ini salah besar. sebab ketika pergi mencari kerja dikota, pekerjaan yang mereka dapatkan tidak jauh dari debu, cipratan air serta keringat, bedanya pekerjaan dikota bisa m...