RSS : Articles / Comments


Analisis Design Sistem Info LKM-A PUAP

10/30/2012, Posted by Gung Raka Purnawan, 5Comments

Pemerintah Melalui Kementrian Pertanian beserta jajaran telah merealisasiakan bantuan sosial berupa PUAP (Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan) dalam rangka membangun Ekonomi Produktif Pedesaan melalui peningkatan kinerja ekonomi petani di perdesaan. Melalui program PUAP dapat mempercepat upaya mengentaskan masyarakat perdesaan khususnya petani dari kemiskinan dan pengangguran sesuai dengan tujuan pembangunan pertanian. 

PUAP yang telah di dilaksanakan oleh pengurus GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) yang selanjutnya diharapkan mampu mengembangkan bantuan yang telah diberikan, kemudian diharapkan dapat melalui beberapa fase perkembangan gapoktan setiap tahunnya diantaranya :
1. Pada Tahun I : Fase Usaha Pertanian
2. Pada Tahun II : Fase Usaha Simpan Pinjam
3. Pada Tahun III : Fase Usaha LKM-A (Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis)
Nah dari ke 3 fase tersebut diatas, bagi para pengurus gapoktan yang sebagian besar adalah para petani tentu akan banyak mengalami sebuah kendala terutama yang menyangkut pengolahan data keanggotaan, data keuangan, pelaporan kegiatan kepada pihak terkait baik itu pemerintah maupun anggota itu sendiri disamping kendala eksternal lainnya.

Melalui kesempatan ini saya akan mencoba membaut sebuah analisis dan design system informasi LKM-A PUAP dengan harapan kedepan dari Analisis dan Design Program ini akan bisa dikembangkan menjadi sebuah program berbasis komputerisasi yang nantinya dapat mempermudah pekerjaan, pengambilan keputusan bagi para pengurus gapoktan pelaksana program LKM-A PUAP.
Baik kita mulai pada inti pembahasan Proposal "Analisis Design Sistem Info LKM-A PUAP"

Read More - Analisis Design Sistem Info LKM-A PUAP

MOBNAS Matic Karya Petani

10/28/2012, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, No Comment

Berbicara SDM indonesia saya tidak pernah meragukan, dibanding dengan negara lain orang-orang indonesia adalah orang-orang yang cerdas, namun entah mengapa akhir-akhir ini selalu di hiasi dengan pemberitaan KORUP yang hampir di semua lini. Jujur kami jenuh melihat pemberitaan tentang Korupsi dan silat lidah mulut politisi.

Kami ingin sekali melihat indonesiaku mengukir prestasi seperti proyek N250 Gatotkoco, atau Prestasi MOBNAS atau Mobil Nasional yang merupakan mobil karya anak bangsa yang akhir-akhir ini kembali ramai dibicarakan setelah dulu pernah redup pasca hantaman krisis yang menimpa indonesia dan pasca mobil timor hilang kejayaannya, kini hadir kembali sebuah mobil nasional yang bernama ESEMKA. Sebelum Mobil ESEMKA ini lahir, indonesia telah berharisil membuat Mobnas, ada sederet nama diantaranya : Mobnas Maleo yang merupakan karya IPTN, Mobnas Timor milik Tomy soeharto dengan menggandeng KIA, Mobnas Bimantara milik Bambang Trihatmojo bersama Hyundai, Mobnas Gang car, Mobnas Marlip, Mobnas Kancil, Mobnas GEA, Mobnas Tawon, Mobnas Komodo, Mobnas Arina dllnya


Mobnas-mobnas tersebut lama-lama meredup dan yang kini Mobnas ESEMKA Terlepas dari segala kontroversi yang ada,  namun mobil ESEMKA ini membuat saya kagum dengan prestasi para siswa SMK yang telah berhasil merakit mobil SMK ini. Ini sebagai bukti bahwa kami kaum petani indonesia memimpikan sebuah mobil nasional yang tepat, efektif, efisien dan terjangkau oleh kantong para petaninya. heemm nampaknya sulit...!

Dibalik kekaguman saya tersebut ada sebuah kekaguman saya yang sangat luar biasa lagi kepada Petani yang berhasil merakit sebuah mobil matic dari bahan bekas, atau boleh dibilang hampir 90% konten asli barang bekas/rongsokan. Mobnas ini sama sekali belum terendus oleh promosi media masa, namun keberadaannya sudah eksis sejak lama sekali dan bahkan menjadi kendaraan multi fungsi bagi para petani. Penasaran...? Mau Tau...?
Read More - MOBNAS Matic Karya Petani

Selaraskan Hubungan Manusia VS Sang Pencipta

10/22/2012, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, No Comment

Sebagaimana tertuang dalam Visi dan Misi Kelompok Tani Ternak Pucak Manik yakni :
VISI : “Peningkatan Kesejahteraan Anggota Kelompok Ternak Pucak Manik Dengan Berlandaskan Konsep Tri Hita Karana”
MISI : "Meningkatkan Seradha Bhakti Kehadapan Ida Hyang Widhi Wasa, dengan dilandasi oleh semangat rasa persaudaraan antar anggota kelompok, didalam menggali segenap potensi diri dan alam sekitar kita dengan konsep berwawasan lingkungan, dalam mencapai kesejahteraan bersama".

Dari Visi dan Misi tersebut diatas terdapat penyelarasan hubungan manusia dengan sang Pencipta (Tuhan Yang Maha Esa). Ini Point Pertama, walaupun hal ini tidak tampak real namun bila di hayati dengan baik akan mampu menjadikan sebuah spirit POSITIF dalam sebuah pengembangan pembangunan kelompok.

Dari tetua kami di bali mempercayai sebuah konsep keselarasan hubungan antara Manusia, Sang Pencipta dan Alam, yang mana konsep inilah yang di sebut dengan "Tri Hita Karana", sebagaimana yang menjadi landasan visi dan misi kelompok Kami.

Tepatnya Pada tanggal :25 April 2012 kami Kelompok Tani Ternak Pucak Manik melakukan sebuah upacara keagamaan di lingkungan kelompok kami yakni Upacara Pemelaspasan Bangunan Pelinggih Penunggu Karang dan Bangunan Cubang/Bak air beserta Tempat Mesin.
Upacara ini dilakukan bersama dengan seluruh anggota kelompok kami dengan penuh suka cita, penuh kegotong-royongan dan kebersamaan.
Read More - Selaraskan Hubungan Manusia VS Sang Pencipta

F1 Lahir di Kandang Koloni Kami

10/22/2012, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, No Comment

Selamat Pagi para blogger, sebelumnya kami mohon maaf karena baru bisa posting sebuah artikel, mengingat kegiatan admin akhir-akhir ini begitu padat. 

Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan sebuah proggres perkembangan kelompok kami terkait usaha pembibitan sapi bali yang kami lakukan, yang mana tulisan ini terkait dengan artikel kami sebelunya yang berjudul "Awalnya Ragu, Akhirnya Ketagihan di Suntik" mengenai hasil Inseminasi buatan (IB) atau yang lebih dikenal dengan Kawin Suntik.

Pada tulisan kami sebelunya mengangkat mengenai keragu-raguan petani dalam melakukan IB pada ternak mereka dan setelah melihat hasilnya berupa kelahiran Pedet/Godel sapi bali hasil IB akhirnya para petani ketagihan untuk meng IB sapi mereka.

Terkait dengan postingan kali ini F1 Lahir di Kandang Koloni Kami, ini sebagai tanda bahwa sebagian besar bibit sapi yang kami pelihara dari Pertengahan Tahun 2010 kini telah rata-rata melahirkan anak yang ke 2, dimana pada perkawinan yang pertama tidak menggunakan IB melainkan melalui kawin alami, dan pada perkawinan yang ke 2 ini seluruh sapi-sapi kami telah di IB dan hasilnya sebuah F1 bibit sapi bali.
Read More - F1 Lahir di Kandang Koloni Kami
Posting Baru Posting Lama Beranda