RSS : Articles / Comments


Buah Lokal Kaya Akan Manfaat

1/22/2013, Posted by Gung Raka Purnawan, 3Comments

Indonesia sebuah negri yang kaya raya, sebuah negri kepulauan nan indah dengan daerah tropis yang lengkap dengan kekayaan dan keragaman flora dan faunanya, negri terlentak diantara 2 benua yakni benua asia dan benua asutralia dengan dua kawasan persebaran fauna yakni australis dan orintal.

Sekedar menengok sisi kejayaan negri kita nan subur semestinya hari ini kita telah lepas landas dengan segenap kemandirian bangsa kita, jika dibandingkan dengan negara yang tidak memiliki kekayaan alam melimpah, dan jika mengingat usia kemerdekaan bangsa ini jika dibandingkan dengan bangsa lain yang usia kemerdekaannya dibelakang negri kita, mestinya hari ini kita tidak kebanjiran produk import mulai dari hal yang ter remeh hingga yang tercanggih. Namun hari ini kita masih dalam jajaran negri yang baru berkembang, negri yang baru menata diri alias negri yang baru bangun dari tidur lelapnya ditengah mimpi indah dikala era keterbukaan sudah didepan mata.

Di era keterbukaan ini, dominasi produk import pangan telah mengalahkan  produk lokal, hampir disetiap pasar modern hingga pasar tradisional telah biasa kita jumpai beras import, daging import, buah import bahkan hingga garam import. Produk lokal hampir tidak berdaya melawan derasnya produk import ini. Ditengah gempuran produk import ini, tentu kita tidak ingin produk pertanian kita terus kalah dan akhirnya petaninya mati dan akhirnya negri ini akan menjadi pasar bagi negri lain. Kita tidak perlu untuk ikut-ikutan "latah" pada produk import dan bahkan menjadikan produk import adalah sebuah trend dan gaya hidup, kita bersama mesti merubah "mindset" bahwa produk buah lokal tidak kalah dengan produk buah import dan buah lokal jauh lebih segar mengingat mata rantai perdagangannya dari petani ke konsumen jauh lebih singkat dibanding buah import yang sudah tentu diawetkan, serta buah lokal memiliki manfaat bagi kesehatan kita, ketahuilah Kita hidup di alam tropis maka produk alam tropislah yang jauh lebih bermanfaat bagi kesehatan kita.

Read More - Buah Lokal Kaya Akan Manfaat

Pakan Alternatif Ternak Sapi di Musim Kemarau

1/22/2013, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, 2Comments

Di negara negara dengan iklim tropis seperti indonesia memiliki dua musim yakni musim kemarau dan musim hujan. Sedangkan bila kita lihat setiap daerah akan memiliki topografi yang berbeda, ada desa dengan topografi berbukit dengan cuca yang sejuk, ada daerah dengan topografi yang landai dan ada juga daerah dengan topografi berbukit dan landai bagitu juga dengan ketersediaan air untuk pertaniannya.

Desa kami di Desa Lokapaksa tepatnya di Kelompok Tani Ternak Pucak Manik, Kelompok  kami berdiri di Banjar Dinas Bukit Sakti berada pada wilayah perbukitan dimana masyarakatnya bergelut di sektor pertanian dan peternakan dengan pola pertanian tegalan/tadah hujan. Ketika di musim hujan mereka aktif mengolah lahan mereka dengan ditanami beragam jenis tanaman pangan dan perkebunan dan ketika musim kemarau datang para peternak akan mengalami kesulitan penyediaan pakan ternak untuk ternak sapi merka.

Kesulitan pakan di musim kemarau ini mungkin hampir dialami oleh peternak di indonesia terutama daerah kering yang jauh dari sumber mata air. Para petani ternak harus cerdas menyiasati permasalahan tersebut baik dengan jalan menabung pakan ternak disaat musim pakan berlimpah (musim hujan) baik berupa rumput gajah, rumput lapangan dan rerumputan lainnya (Strata I) dengan pola pengawetan fermentasi Silase, menampung limbah pertanian sebagaimana konsep Simantri 022 ini baik berupa jerami padi, jerami kacang dan lain sebagainya (Strata II) dalam bentuk HAY, serta penanaman Hijauan Pakan Ternak/Kebun HMT di Lahan Kering yang bersumber dari tanaman keras yang tahan terhadap musim kemarau/kekeringan seperti Lamtoro, turi, waru dan pohon gamal, daun Intaran/Mimba, daun Gamelina, daun Sonekeling dllnya dan yang terakhir adalah pemanfaatan limbah perkebunan seperti batang dan daun pisang, daun dan pelepah kelapa, Buah Jambu Mente/jambu monyet. Untuk itu mari kita bahas satu persatu.
Read More - Pakan Alternatif Ternak Sapi di Musim Kemarau

Pompa Air Baru Kami Ketinggian 100 M Tanpa Over

1/22/2013, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, 10Comments


Kami telah memposting artikel sebelumnya yang berjudul Sistem Pompanisasi Harapan Baru Bagi Anggota setahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 25 januari 2012, akhirnya setelah setahun pompa tersebut beroprasi kehawatiram kami terbukti diantaranya : Kerusakan pada bagian generator yang berfungsi untuk menghasilkan listrik 3 phase, dimana pada bagian tersebut mengalami penurunan kemampuan untuk menghasilkan listrik sesuai dengan yang dibutuhkan oleh mesin, sementara pada bagian mesin diesel juga mengalami berbagai kendala dan yang menjadi kendala selama ini bagi kelompok diantaranya : Mahalnya biaya oprasional BBM (Bahan Bakar Minyak) baik premiun dan solar yang ditanggung kelompok mengingat sistem yang dibangun dalam pompanisasi tersebut adalah dengan menggunakan 2 (dua) pompa, dimana pompa pertama dengan mesin genset dengan bahan bakar premium hanya mampu mengangkat air sejauh 300 meter dengan ketinggian vertikal kurang lebih 20 meter, sementara untuk mengangkat air dari sungai menuju kelompok dengan jauh 800 meter dengan ketinggian mencapai 96 meter tentu dalam hal ini diperlukan pompa pembantu yang jauh lebih kuat, pompa ke dua ini menggunakan mesin diesel untuk menggerakkan generator 3 pahse ini lah yang kerjanya paling berat, yang paling penting dengan pengoprasian ke 2 (dua) mesin tersebut (mesin diesel dan mesin genset)  Biaya oprasional yang ditanggung oleh kelompok sangat mahal.
 

Air yang diangkat oleh kelompok akan ditampung pada sebuah cubang dengan diameter 3 meter, dan kedalaman 4 meter dengan volume macapai 50,24 meter kubik, untuk mengisi cubang/bak air tersebut dengan pompa berjenis Centrifugal yang digerakkan oleh motor listrik tersebut menghabiskan waktu 18 Jam dengan biaya oprasional BBM (Bahan Bakar Minyak) baik solar maupun premium kurang lebih mencapai Rp. 100.000,- 

Dari berbagai permasalahan tersebuat diatas yang dialami oleh kelompok, akhirnya kami berembug bersama seluruh anggota dan telah disepakati oleh anggota kelompok untuk mengganti pompa tersebut dengan pompa yang mampu mengangkat air dari sungai tanpa mesti melalui proses over dan biaya oprasional yang lebih murah dengan sember dana sepenuhnya menggunakan anggaran Kelompok Tani Ternak Pucak Manik. 

Read More - Pompa Air Baru Kami Ketinggian 100 M Tanpa Over
Posting Baru Posting Lama Beranda