Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tips

Pakan Alternatif Ternak Sapi di Musim Kemarau

Di negara negara dengan iklim tropis seperti indonesia memiliki dua musim yakni musim kemarau dan musim hujan. Sedangkan bila kita lihat setiap daerah akan memiliki topografi yang berbeda, ada desa dengan topografi berbukit dengan cuca yang sejuk, ada daerah dengan topografi yang landai dan ada juga daerah dengan topografi berbukit dan landai bagitu juga dengan ketersediaan air untuk pertaniannya. Desa kami di Desa Lokapaksa tepatnya di Kelompok Tani Ternak Pucak Manik , Kelompok  kami berdiri di Banjar Dinas Bukit Sakti berada pada wilayah perbukitan dimana masyarakatnya bergelut di sektor pertanian dan peternakan dengan pola pertanian tegalan/tadah hujan. Ketika di musim hujan mereka aktif mengolah lahan mereka dengan ditanami beragam jenis tanaman pangan dan perkebunan dan ketika musim kemarau datang para peternak akan mengalami kesulitan penyediaan pakan ternak untuk ternak sapi merka. Kesulitan pakan di musim kemarau ini mungkin hampir dialami oleh peternak di indones...

Pompa Air Baru Kami Ketinggian 100 M Tanpa Over

Kami telah memposting artikel sebelumnya yang berjudul Sistem Pompanisasi Harapan Baru Bagi Anggota setahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 25 januari 2012, akhirnya setelah setahun pompa tersebut beroprasi kehawatiram kami terbukti diantaranya : Kerusakan pada bagian generator yang berfungsi untuk menghasilkan listrik 3 phase, dimana pada bagian tersebut mengalami penurunan kemampuan untuk menghasilkan listrik sesuai dengan yang dibutuhkan oleh mesin, sementara pada bagian mesin diesel juga mengalami berbagai kendala dan yang menjadi kendala selama ini bagi kelompok diantaranya : Mahalnya biaya oprasional BBM (Bahan Bakar Minyak) baik premiun dan solar yang ditanggung kelompok mengingat sistem yang dibangun dalam pompanisasi tersebut adalah dengan menggunakan 2 (dua) pompa, dimana pompa pertama dengan mesin genset dengan bahan bakar premium hanya mampu mengangkat air sejauh 300 meter dengan ketinggian vertikal kurang lebih 20 meter, sementara untuk mengangkat air dari sungai m...

Analisis Design Sistem Info LKM-A PUAP

Pemerintah Melalui Kementrian Pertanian beserta jajaran telah merealisasiakan bantuan sosial berupa PUAP (Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan) dalam rangka membangun Ekonomi Produktif Pedesaan melalui peningkatan kinerja ekonomi petani di perdesaan. Melalui program PUAP dapat mempercepat upaya mengentaskan masyarakat perdesaan khususnya petani dari kemiskinan dan pengangguran sesuai dengan tujuan pembangunan pertanian.  PUAP yang telah di dilaksanakan oleh pengurus GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) yang selanjutnya diharapkan mampu mengembangkan bantuan yang telah diberikan, kemudian diharapkan dapat melalui beberapa fase perkembangan gapoktan setiap tahunnya diantaranya : 1. Pada Tahun I : Fase Usaha Pertanian 2. Pada Tahun II : Fase Usaha Simpan Pinjam 3. Pada Tahun III : Fase Usaha LKM-A (Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis) Nah dari ke 3 fase tersebut diatas, bagi para pengurus gapoktan yang sebagian besar adalah para petani tentu akan banyak mengalami sebuah ke...

Membuat Jamu Ternak

Perubahan Cuaca yang begitu extrime dari musim hujan ke musim kemarau sontak membuat kita kaget, ini sangat dirasakan sekali efeknya bagi warga Desa Lokapaksa , lingkungan yang awalnya sejuk, adem dan pepohonan yang rimbun tiba-tiba dalam hitungan mingguan berubah menjadi kering, panas di siang hari disertai anggin yang membawa debu mengepul dan begitu dingin seakan membekukan tulang dirasakan dimalam harinya. Perubahan cuaca ini ternyata tidak dirasakan oleh manusia saja, bahkan hewan ternak peliharaan warga lokapaksa pun merasakan efeknya, mulai dari anak-anak Ayam, anjing yang pilek dan bahkan Sapi Bali pun ikut merasakan efeknya seperti mencret serentak dalam 1 kandang bahkan hingga 1 wilayah di banjar bukit sakti, desa lokapaksa. Dari sisi perlakuan kesehatan sapi-sapi yang ada dikandang koloni dari awal sudah mendapatkan perlakuan lebih dibandingkan sapi-sapi milik warga yang tidak berkelompok, seperti : Perlakuan Vaksinasi, pemberian Multivitamin, penyemprotan kandang deng...

Membuat Sendiri Stik Bolamp

"Hidup Harus Lebih Kreatif" itu adalah sebuah kunci bagi admin, ketika suatu hari admin pindah kontrakan rumah, dirumah kontrakan yang baru banyak Bolamp alias Bola Lampu yang mati, nah unuk bisa membuka dan mengganti Bolamp tersebut tentu memerlukan sebuah tangga agar bisa menjangkau bolamp yang menempel pada plafon rumah, namun setelah kesana kemari mencoba meminjam pada tetangga hasilnya nihil, sejenak berpikir andaikata beli alat berupa stik bolamp harganya diatas ratusan ribu, sedangkan uang di dompet tidak cukup karena habis bayar kontrakan rumah, bagi admin harga tersebut sangat mahal mengingat kondisi keuangan admin dan intensitas keperluan admin terhadap produk stik bolamp tersebut tidak begitu sering, kecuali pada saat-saat mengganti Bolamp saja. Admin pun bingung harus bagaimana mengatas masalah ini, otak terus berputar sambil membayangkan cara kerja dari Stik Bolamp produksi pabrikan tersebut, akhirnya setelah beberapa menit berpikir timbullah sebuah ide de...

Kompor BIOGAS dari Kompor Gas LPG

Hidup Harus Kreatif, Aktif dan Inovatif, apalagi bagi petani kecil didusun terpencil didesa khsusnya Desa Lokapksa dengan segenap permasalahan hidup yang ada, mulai dari himpitan perekonomian hingga krisis energi dan lain sebagainya. Tidak terkecuali bagi kami anggota Kelompok Ternak Pucak Manik yang ber ternak Sapi Bali , kini merupakan salah satu proyek percontohan Pemerintah Provinsi Bali dalam sistem pertanian terintegrasi yang di bali lebih dikenal dengan istilah SIMANTRI atau Sistem Management Pertanian Terintegrasi dalam rangka mewujudkan Visi Bali Organik, Bali Clean, Bali Green dan Bali Mandara, harus mampu menyiasati hidup ini. Melalui program SIMANTRI yang telah diluncurkan dengan adanya unit reaktor biogas sebagai energi alternatif di kelompok kami, dengan disertai asessories berupa kompor biogas 3 buah dan kantung biogas 5 buah, maka kami telah mencoba mengembangkan ide kreatif kami dengan mengolah ban bekas truck/mobil untuk dijadikan kantung biogas .   Kini pe...

Biogas Dalam Kantung Ban Dalam Mobil

Krisis energi yang melanda negri tercinta kita ini akhir-akhir ini mestinya kita siasati dengan berbagai cara, sebenarnya banyak cara mendapatkan energi alternatif yang ramah lingkungan, artinya tidak merusak lingkungan seperti pemakaian kayu bakar untuk bahan bakar. Dari sederet alternatif yang ada, salah satunya yang diterapkan oleh Kelompok Tani Ternak Pucak Manik yang berternak Sapi Bali sebagai proyek percontohan pertanian terpadu atau sistem pertanian terintegrasi yang mana di bali dikenal dengan istilah SIMANTRI dalam rangka mewujudkan visi bali organik, bali Clean dan Bali Mandara adalah Biogas merupakan salah satu energi alternatif terbarukan yang dapat kita jadikan sebagai bahan bakar alternatif pengganti BBM. Nah Jika anda belum mengenal biogas bisa click disini. Kelompok Tani Ternak Pucak Manik berternak Sapi Bali sebagai proyek percontohan pertanian terpadu atau sistem pertanian terintegrasi yang mana di bali dikenal dengan istilah SIMANTRI dalam rangka mewujudkan visi b...