Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Renungan

BALADA PARA PETANI

Kami tak pernah bertanya Tidak juga berbicara tentang diri kami Sejak manusia belum mengenal logam Sejak kerbau dan sapi belum diairkan Tahukah kalian Kami para petani telah memulai menanam Setelah jemu berburu dan mengumpulkan binatang Tahukah kalian Kamilah para petani pemula budaya Membuat mata manusia terbuka dan hidup damai berlipat ganda Generasi demi generasi kami pelihara Sambil menanti ribuan tahun lagi Tibanya zaman baru technology dan industry Informasi dan komunikasi Tanpa kami para petani Dimana pula kalian berteduh Mengasah fikiran memajukan zaman dan pengetahuan Dizaman perangpun tentara kita bertumpu pada petani Dizaman kemerdekaan saat tak ada sepeserpun modal masuk dari negeri antah berantah Lalu siapa yang menjamin perut kalian Yang lapar dan terkulai lemah

Pesan Nyepi Menjelang Kenaikan Harga BBM & TDL

Menjelang Kenaikan Harga BBM dan TDL nanti, Pada minggu Ke-3 (Tiga) bulan Maret ini, Kita di Bali ada sebuah Hari Raya Besar Umat Hindu di Bali, tepatnya pada Tanggal 23 Maret 2012, Hari Pertama Sasih Kedasa dalam kalender bali,  umat Hindu Di Bali Akan Merayaka Hari Raya Nyepi. Sebuah hari raya Pergantian Tahun Baru Ḉaka yang ke 1934, yang diselenggarakan setiap setahun sekali. Pada artikel kami sebelumnya yang berjudul " Nyepi Bentuk Keselarasan Alam Mikro & Makro " disana telah dijelaskan mengenai Kegiatan Pelaksanaan hari Raya Nyepi serta makna dari hari raya nyepi tersebut.  Namun pada kesempatan Kita kali ini Admin walau bukan seorang pengamat, walau bukan seorang spiritualis atau bahkan bukan seorang penguasa, melainkan hanya seorang petani biasa akan mencoba menuangkan sebuah kerangka pikiran berupa pesan hari raya nyepi menjelang kenaikan Harga BBM dan TDL. Ini adalah sebuah kerangka pikir penulis yang tentu masih banyak kekurangannya. Bagi Penulis Hari r...

Upacara "Nangluk Merana" Di Bali

Upacara dan upakara dalam bidang pertanian di bali sudah dikenal dari zaman dulu hingga di era kekinian masih tetap lestari, salah satu upacara dan upakara dibidang pertanian di bali diantaranya : " Tumpek Kandang atau tumpek uye " yang jatuh setiap enam bulan sekali yaitu pada setiap Sabtu Umanis wuku Uye , dengan tujuan untuk menghormati dewa siwa dalam manifestasinya sebagai sang rare angon yang merupakan penguasa semua binatang dan " Tumpek Wariga, Tumpek Uduh atau Tumpek Bubuh " yakni upacara yang jatuh setiap 6 bulan sekali pada Sabtu Umanis Wuku Wariga , Tujuan upacara ini yakni memberikan persembahan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi sebagai Sangkara, Dewa Penguasa Tumbuh-tumbuhan. Masih banyak lagi tradisi di bali yang erat kaitanya dengan dunia pertanian dan salah satunya yakni Upacara Nagluk Merana. Upacara Nagluk Merana bermaksud untuk menghindari segala mara bahaya atau gangguan yang menyerang lahan pertanian atau perkebunan, apakah...

Cerita Petani Tua dengan Anaknya

Adalah Beliau Salah Satu Anggota Kelompok Ternak Pucak Manik bernama Bapak I Gusti Putu Gargita , petani tua dari Desa Lokapaksa , dengan usia mencapai  70 tahun hari-harinya seakan tidak pernah peduli akan hiruk pikuk dunia ini yang berebut kekuasaan, yang mengemplang pajak, yang mengkorup uang rakyat dan lain sebagainya. Kesehariannya sebagai  buruh tani dan petani dilahan kering/tegalan dengan akrabnya berteman dengan cangkul dan sabit di sepetak lahan kering miliknya dari warisan milik leluhur beliau. Kehidupannya sangat-sangat sederhana sekali, beliau kini tinggal bersama istrinya yang kini sakit-sakitan dari 5 tahun yang lalu, beliau memiliki 2 orang anak, anak pertamanya perempuan dan kini sudah berkeluarga, sedangkan anak ke-2 nya bekerja sebagai buruh angkut  di sebuah toko suplier bahan bangunan di KOTA Denpasar dengan gaji hanya cukup untuk menghidupi dirinya sendiri di kota denpasar. Kini beliau sebagai kepala keluarga dengan menghidupi istrinya yang sa...

PUPUK ORGANIC "Petani VS PABRIK" Siapa Juara...?

Petani telah menyadari akan menurunnya hasil pertanian mereka semakin hari semakin menurun, hal ini menurut para ahli disebabkan karena semakin rusaknya kondisi tanah pertanian akibat dari penggunaan pupuk dan pestisida kimia yang berlebih, kita juga bersama menyadari akhir-akhir ini terjadi ketidak seimbangan lingkungan hidup di sekeliling kita, nah dari sekelumit permasalahan petani, maka pemerintah dari tingkat pusat sampai dengan daerah menggalakkan program pertanian organik. Dalam rangka mewujudkan program tersebut, maka telah diambil berbagai jalan melalui program-program strategis baik pusat maupun daerah, diantaranya : Program Pertanian Terintegrasi yang di Bali di beri nama SIMANTRI , Program SMD, Program Penyelamatan Sapi Betina Produktif, Program UPPO, hingga program penycabutan subsidi pupuk kimia, dan beralih ke subsidi pupuk organik. Dari sederet program tersebut diatas yang menjadi salah satu tujuan pemerintah yakni  petani diharapkan mau dan mampu memproduksi pu...

Setahun Pra dan Pasca SIMANTRI 2010

SIMANTRI (Sistem Manajement Pertanian Terintegrasi) Merupakan Salah satu program pemerintah provinsi bali di bidang pertanian dalam arti luas dalam rangka mempercepat adopsi teknologi pertanian yang merupakan pengembangan model percontohan dalam rangka alih teknologi kepada masyarakat pedesaan, Khusunya Gapoktan Tri Loka Amertha, Desa Lokapaksa ,  Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, SIMANTRI 022 yang di mulai dari awal tahun 2010 ini kini masih berjalan dengan baik, walaupun dengan segenap hambatan, tantangan dan rintangan yang ada akan tetap berjalan sejalan dengan tujuan pemerintah, dengan dukungan kelompok ternak pucak manik sebagai kelompok inti sektor peternakan dalam gapoktan. Melalui Kesempatan ini kami sampaikan berbagai kemajuan yang mulai nampak secara nyata  dalam perjalanan SIMANTRI-022 sebelum adanya SIMANTRI (Pra SIMANTRI) Hingga kini hampir setahun berjalan SIMANTRI. KONDISI PRA-SIMANTRI Sebelum adanya program SIMANTRI masuk ke desa lokapaksa kondi...