RSS : Articles / Comments


Bangga Sebagai Bagian SIMANTRI

7/29/2011, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, No Comment

Sistem Pertanian Terintegrasi (SIMANTRI) yang telah diluncurkan Pemerintah Propinsi Bali Sejak Tahun 2009 bagi kami Kelompok Tani Ternak Pucak Manik, Melalui Lembaga GAPOKTAN Tri Loka Amertha (SIMANTRI 022) Desa Lokapaksa memberikan Apresiasi Positif atas kebijakan pembangunan di sektor pertanian dalam arti luas kepada petani dan peternak, serta masyarakat bali pada umumnya.
Sebagai Wujud Terimakasih kami atas kepercayaan yang diberikan kepada kami anggota Kelompok Ternak Pucak Manik serta anggota Gapoktan Tri Loka Amertha Desa Lokapaksa.  Kami ucapkan terimakasih kepada :
1. Bapak Gubernur Daerah Propinsi Bali, bapak I Made Mangku Pastika
2. Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Propinsi Bali
3. Dinas Peternakan Propinsi Bali 
4. Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng
5. POKJA SEKRETARIAT SIMANTRI
6. Bapak I NYOMAN ARSA, Selaku Pendamping
7. Bapak I MADE SANTYASA, SP. Selaku PPL WILBIN Desa Lokapaksa
8. Semua Pihak yang telah membantu suksesnya SIMANTRI-022 Desa Lokapasa yang tidak bisa kami Sebutkan Satu persatu.

Kami Atas nama Kelompok Ternak Pucak Manik dan Anggota Gapoktan Tri Loka Amertha Desa Lokapaksa dengan Segenap Kekurangan dan kelebihan, kami Merasa Bangga menjadi bagian dari program SIMANTRI, banyak hal positif yang menjadi kebanggan bagi kami selaku pelaksana program SIMANTRI 022 ini, Walau kami bukan sebagai jawara. Melalui media blogg ini kami akan uraikan kebanggan-kebanggan kami.
Sebelum artikel ini kami muat, diawal kami telah membuat bebrapa artikel yang menyangkut kebanggan kami diantaranya : 1. Keuntungan Dalam Membangun Usaha Berkelompok
Read More - Bangga Sebagai Bagian SIMANTRI

Cerita Petani Tua dengan Anaknya

7/14/2011, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, 2Comments

Adalah Beliau Salah Satu Anggota Kelompok Ternak Pucak Manik bernama Bapak I Gusti Putu Gargita, petani tua dari Desa Lokapaksa, dengan usia mencapai  70 tahun hari-harinya seakan tidak pernah peduli akan hiruk pikuk dunia ini yang berebut kekuasaan, yang mengemplang pajak, yang mengkorup uang rakyat dan lain sebagainya. Kesehariannya sebagai  buruh tani dan petani dilahan kering/tegalan dengan akrabnya berteman dengan cangkul dan sabit di sepetak lahan kering miliknya dari warisan milik leluhur beliau. Kehidupannya sangat-sangat sederhana sekali, beliau kini tinggal bersama istrinya yang kini sakit-sakitan dari 5 tahun yang lalu, beliau memiliki 2 orang anak, anak pertamanya perempuan dan kini sudah berkeluarga, sedangkan anak ke-2 nya bekerja sebagai buruh angkut  di sebuah toko suplier bahan bangunan di KOTA Denpasar dengan gaji hanya cukup untuk menghidupi dirinya sendiri di kota denpasar.
Kini beliau sebagai kepala keluarga dengan menghidupi istrinya yang sakit-sakitan, ketika musim penghujan tiba beliau baru bisa bertani di lahan miliknya, ketika musim kemarau tiba maka beliau bekerja sebagai buruh tani mulai dari TUKANG TANAM PADI (dibali dengan istilah :"Tukang Pula Padi") hingga buruh Panen, terkadang jika tidak ada pekerjaan di sektor pertanian beliau akan bekerja sebagai buruh bangunan, Sore harinya setelah selesai  bekerja/Meburuh beliau langsung menyiapkan Sabitnya untuk menyabit Rumput  untuk 3 ekor induk ternak nya dan  memotong batang pisang sebagai pakan babi. 
Semangat bekerja beliau kita perlu tiru, namum kita sadari KEADAAN lah yang telah memaksa beliau untuk bekerja keras di usia senja seperti sekarang, demi sesuap nasi untuk istri dan dirinya sendiri. Cerita ini telah mengingatkan kembali pada sebuah artikel yang dulu pernah saya tulis di blog ini dengan judul : "KATANYA, BERTANI TIDAK MEMBUAT BANGGA" Kini saya buktikan kebenaran artikel tersebut diatas melalui sebuah Cerita Petani Tua dengan Anaknya ini yang langsung dengan mata kepala saya lihat dan dengar penuturannya....!
Read More - Cerita Petani Tua dengan Anaknya

PUPUK ORGANIC "Petani VS PABRIK" Siapa Juara...?

7/13/2011, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, 5Comments

Petani telah menyadari akan menurunnya hasil pertanian mereka semakin hari semakin menurun, hal ini menurut para ahli disebabkan karena semakin rusaknya kondisi tanah pertanian akibat dari penggunaan pupuk dan pestisida kimia yang berlebih, kita juga bersama menyadari akhir-akhir ini terjadi ketidak seimbangan lingkungan hidup di sekeliling kita, nah dari sekelumit permasalahan petani, maka pemerintah dari tingkat pusat sampai dengan daerah menggalakkan program pertanian organik.

Dalam rangka mewujudkan program tersebut, maka telah diambil berbagai jalan melalui program-program strategis baik pusat maupun daerah, diantaranya : Program Pertanian Terintegrasi yang di Bali di beri nama SIMANTRI, Program SMD, Program Penyelamatan Sapi Betina Produktif, Program UPPO, hingga program penycabutan subsidi pupuk kimia, dan beralih ke subsidi pupuk organik. Dari sederet program tersebut diatas yang menjadi salah satu tujuan pemerintah yakni  petani diharapkan mau dan mampu memproduksi pupuk organik dari limbah ternak dan limbah pertanian yang ada, dalam rangka mewujudkan kemandirian petani itu sendiri.Kebijakan pemerintah ini perlu kita berikan pernghargaan dan apresiasi positif dengan medukung pelaksanaan program ini hingga sukses, terutama sekali kepada GAPOKTAN dan Kelompok-kelompok Tani Ternak (POKTAN) yang sudah di berikan kepercayaan melaksanakan program pemerintah ini, salah satu pelaksana program GO BALI ORGANIK dan GO BALI GREEN PROVINCE adalah POKTAN/GAPOKTAN penerima BANSOS SIMANTRI baik dari tahun 2009 hingga tahun 2011 ini.
Akhir-akhir ini dengan santernya kami dengar mengenai pemberitaan Pencabutan subsidi pupuk UNORGANIC dan dialihkan ke subsidi Pupuk ORGANIC, dari hati yang paling dalam kami selaku petani yang sekaligus peternak yang kebetulan memproduksi Pupuk ORGANIC merasa senang sekali, Artinya secara Bisnis PUPUK KAMI LAKU...!, kemudian hari demi hari, bulan demi bulan kita lalui akhirnya Petani di subak mendapatkan bantuan Pupuk Organic dari pemerintah, tidak lain pupuk tersebut hasil produksi PABRIK.

Read More - PUPUK ORGANIC "Petani VS PABRIK" Siapa Juara...?

Dari Pucak Manik Berkembang KOPTAN "WERDHI SADHANA"

7/12/2011, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, No Comment

Sebelumnya Kami Admin Blogger Kelompok Ternak Pucak Manik Mohon Maaf, Karena Baru Bisa Posting, setelah Berbulan-bulan Kami disibukkan dengan Kegiatan Pengembangan Usaha Kelompok. Kini akhirnya bisa juga Posting sebuah artikel, mudah-mudahan berguna bagi kita semua.
Dari Judul diatas : Dari Pucak Manik  Berkembang KOPTAN "WERDHI SADHANA", akhirnya setelah begitu lama gagasan, ide dan berbagai pertimbangan mengenai pendirian Koperasi Tani (KOPTAN) kini telah terwujud, tepatnya pada tanggal 15 Januari 2011 Kami Seluruh Anggota Kelompok Ternak Pucak Manik Sepakat Untuk Membentuk Sebuah Koperasi Tani yang bernama Koperasi Tani (KOPTAN) WERDHI SADHANA. Nah Apa yang menjadi Latar Belakang, Tujuan dan Rencana Kedepan serta manfaat KOPTAN WERDHI SADHANA dalam meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Petani di Desa Lokapaksa.

LATAR BELAKANG
Keberadaan Koperasi Tani (KOPTAN)  WERDHI SADHANA yang baru terbentuk tidak bisa terlepas dari peranan anggota kelompok ternak pucak manik, yang merupakan kelompok inti sektor peternakan GAPOKTAN Tri Loka Amertha, dalam SIMANTRI 022. Dimana Seluruh Anggota Kelompok ternak Pucak Manik yang beranggotakan 24 orang ini berembug baik secara formal maupun informal merencanakan program kesejahteraan mereka dalam jangka panjang.
Read More - Dari Pucak Manik Berkembang KOPTAN "WERDHI SADHANA"

Setahun Pra dan Pasca SIMANTRI 2010

7/12/2011, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, No Comment

SIMANTRI (Sistem Manajement Pertanian Terintegrasi) Merupakan Salah satu program pemerintah provinsi bali di bidang pertanian dalam arti luas dalam rangka mempercepat adopsi teknologi pertanian yang merupakan pengembangan model percontohan dalam rangka alih teknologi kepada masyarakat pedesaan, Khusunya Gapoktan Tri Loka Amertha, Desa Lokapaksa,  Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, SIMANTRI 022 yang di mulai dari awal tahun 2010 ini kini masih berjalan dengan baik, walaupun dengan segenap hambatan, tantangan dan rintangan yang ada akan tetap berjalan sejalan dengan tujuan pemerintah, dengan dukungan kelompok ternak pucak manik sebagai kelompok inti sektor peternakan dalam gapoktan.
Melalui Kesempatan ini kami sampaikan berbagai kemajuan yang mulai nampak secara nyata  dalam perjalanan SIMANTRI-022 sebelum adanya SIMANTRI (Pra SIMANTRI) Hingga kini hampir setahun berjalan SIMANTRI.

KONDISI PRA-SIMANTRI
Sebelum adanya program SIMANTRI masuk ke desa lokapaksa kondisi real yang terjadi secara kelembagaan petani di dalam kelompok tani, kelompok ternak, dan subak yang ada di desa memang sudah ada namun hanya beberapa kelompok yang aktif diantaranya : Subak-subak yang ada di lokapaksa, dan satu-satunya kelompok ternak yakni : Kelompok Ternak Pucak Manik, sisanya kelompok lain sebagian besar tidak aktif, Bahkan GAPOKTAN itu sendiri belum mampu sebagai lembaga aktif yang mampu mewadahi kelompok tani di desa lokapaksa selayak fungsinya.
Read More - Setahun Pra dan Pasca SIMANTRI 2010
Posting Baru Posting Lama Beranda