RSS : Articles / Comments


Leluhur Sapi Bali di Habitat Aslinya

2/10/2012, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, 3Comments

Sapi Bali (Bos sondaicus) yang dikenal saat ini merupakan salah satu bangsa sapi asli dan murni Indonesia, yang merupakan kekayaan genetik (Flasma Nutfah) indonesia, sapi bali merupakan keturunan asli banteng (Bibos banteng) dan telah mengalami proses domestikasi yang terjadi sebelum 3.500 SM, dimana Sapi Bali asli mempunyai bentuk dan karakteristik sama dengan banteng. Hingga kini dalam bahasa bali alus nama sapi bali disebut "BANTENG" (*dalam Bahasa Bali ALUS) Oleh Orang-orang Bali. Keberadaan banteng (Bos javanicus) di habitat aslinya hingga kini tinggal di bebrapa taman nasional diantaranya : Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Meru Betiri, Taman Nasional Bali Barat, Taman Nasional Alas Purwo dan Taman Nasional Baluran menjadi pertahanan terakhir hewan asli Asia Tenggara ini. Secara Ilmiah Sapi Bali di Klasifikasikan sebagai berikut :

Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia
Ordo : Artiodactyla
Famili : Bovidae
Upafamili : Bovinae
Genus : Bos
Spesies : B. javanicus
Nama binomial : Bos javanicus
Sapi Bali yang kita kenal saat ini telah melalui mengalami proses domestikasi, Apa itu domestikasi...?.  

Domestikasi merupakan pengadopsian tumbuhan dan hewan dari kehidupan liar ke dalam lingkungan kehidupan sehari-hari manusia. Dalam arti yang sederhana, domestikasi merupakan proses "penjinakan" yang dilakukan terhadap hewan liar. Perbedaannya, apabila penjinakan lebih pada individu, domestikasi melibatkan populasi, seperti seleksi, pemuliaan (perbaikan keturunan), serta perubahan perilaku/sifat dari organisme yang menjadi objeknya. 
Kembali kepada habitat asli nenek moyang sapi bali ini di beberapa taman nasional yang ada, semakin hari habitat asli banteng ini semakin terdesak oleh manusia, sehingga tidak jarang sering terjadi perlawanan antara banteng dengan penduduk sekitar yang mendesak habitat para banteng ini.

Keberadaan nenek moyang Sapi Bali yang dikenal sangat tahan terhadap kondisi extreme lingkungan tempat tinggal mereka. Di habitat aslinya, mereka ini sangat agresive sekali. Jadi jangan harap bisa lolos dari tandukan mereka jika mereka sudah mulai mencium atau mendengar kehadiran kita di dekat mereka.

Dengan agresivitas mereka yang sangat tinggi. Sangatlah tidak mengherankan kalau sering sekali terjadi konflik antara mereka dengan para penduduk di sekitar. Dalam konflik tersebut, bahkan tidak jarang, jatuh korban luka-luka yang cukup serius ketika kawanan Banteng ini menyerbu pemukiman penduduk.

 Di habitat aslinya Banteng hidup dari rumput, bambu, buah-buahan, dedaunan, dan ranting muda. Banteng umumnya aktif baik malam maupun siang hari, tapi pada daerah pemukiman manusia, mereka beradaptasi sebagai hewan nokturnal. Banteng memiliki kecenderungan untuk berkelompok pada kawanan berjumlah dua sampai tiga puluh ekor. 
Inilah foto-foto banteng nenek moyang sapi bali di habitat aslinya :

Banteng di habitat aslinya bersama anggota kelompoknya

Banteng di habitat aslinya bersama Anaknya yang gagah berani


Banteng di habitat aslinya bersama kelompoknya dan anaknya yang mulai dewasa

Banteng di habitat aslinya bersama anaknya yang masih kecil

3 Comments

www.dokterternak.com @ 10/02/12 14.46

sapi bali = banteng

Kelompok Ternak Pucak Manik @ 20/02/12 08.22

Betul pak...! dari sisi Bahasa kata "Banteng" dalam bahasa bali halus juga dikenal dalam menyebutkan sapi bali, dari sisi penamaan ilmiah yang ditemukan oleh Om Carolus Linnaeus dalam Penemuannya yang dikenal dengan Binomial Nomenclature Sapi bali dalam spesiesnya Bos javanicus, maka tidak salah bila disebutkan bahwa SAPI BALI = BANTENG

Imron @ 13/04/13 19.01

Didesa kami banyak yg melihara sapi bali

Poskan Komentar

Mohon komentar mengenai blog ini, atas artikel, segala kekurangan dan kelebihan dalam blog ini demi kemajuan blog ini, Terimakasih...!

Posting Baru Posting Lama Beranda