RSS : Articles / Comments


Buah Lokal Kaya Akan Manfaat

1/22/2013, Posted by Gung Raka Purnawan, 2Comments

Indonesia sebuah negri yang kaya raya, sebuah negri kepulauan nan indah dengan daerah tropis yang lengkap dengan kekayaan dan keragaman flora dan faunanya, negri terlentak diantara 2 benua yakni benua asia dan benua asutralia dengan dua kawasan persebaran fauna yakni australis dan orintal.

Sekedar menengok sisi kejayaan negri kita nan subur semestinya hari ini kita telah lepas landas dengan segenap kemandirian bangsa kita, jika dibandingkan dengan negara yang tidak memiliki kekayaan alam melimpah, dan jika mengingat usia kemerdekaan bangsa ini jika dibandingkan dengan bangsa lain yang usia kemerdekaannya dibelakang negri kita, mestinya hari ini kita tidak kebanjiran produk import mulai dari hal yang ter remeh hingga yang tercanggih. Namun hari ini kita masih dalam jajaran negri yang baru berkembang, negri yang baru menata diri alias negri yang baru bangun dari tidur lelapnya ditengah mimpi indah dikala era keterbukaan sudah didepan mata.

Di era keterbukaan ini, dominasi produk import pangan telah mengalahkan  produk lokal, hampir disetiap pasar modern hingga pasar tradisional telah biasa kita jumpai beras import, daging import, buah import bahkan hingga garam import. Produk lokal hampir tidak berdaya melawan derasnya produk import ini. Ditengah gempuran produk import ini, tentu kita tidak ingin produk pertanian kita terus kalah dan akhirnya petaninya mati dan akhirnya negri ini akan menjadi pasar bagi negri lain. Kita tidak perlu untuk ikut-ikutan "latah" pada produk import dan bahkan menjadikan produk import adalah sebuah trend dan gaya hidup, kita bersama mesti merubah "mindset" bahwa produk buah lokal tidak kalah dengan produk buah import dan buah lokal jauh lebih segar mengingat mata rantai perdagangannya dari petani ke konsumen jauh lebih singkat dibanding buah import yang sudah tentu diawetkan, serta buah lokal memiliki manfaat bagi kesehatan kita, ketahuilah Kita hidup di alam tropis maka produk alam tropislah yang jauh lebih bermanfaat bagi kesehatan kita.

Read More - Buah Lokal Kaya Akan Manfaat

Pakan Alternatif Ternak Sapi di Musim Kemarau

1/22/2013, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, No Comment

Di negara negara dengan iklim tropis seperti indonesia memiliki dua musim yakni musim kemarau dan musim hujan. Sedangkan bila kita lihat setiap daerah akan memiliki topografi yang berbeda, ada desa dengan topografi berbukit dengan cuca yang sejuk, ada daerah dengan topografi yang landai dan ada juga daerah dengan topografi berbukit dan landai bagitu juga dengan ketersediaan air untuk pertaniannya.

Desa kami di Desa Lokapaksa tepatnya di Kelompok Tani Ternak Pucak Manik, Kelompok  kami berdiri di Banjar Dinas Bukit Sakti berada pada wilayah perbukitan dimana masyarakatnya bergelut di sektor pertanian dan peternakan dengan pola pertanian tegalan/tadah hujan. Ketika di musim hujan mereka aktif mengolah lahan mereka dengan ditanami beragam jenis tanaman pangan dan perkebunan dan ketika musim kemarau datang para peternak akan mengalami kesulitan penyediaan pakan ternak untuk ternak sapi merka.

Kesulitan pakan di musim kemarau ini mungkin hampir dialami oleh peternak di indonesia terutama daerah kering yang jauh dari sumber mata air. Para petani ternak harus cerdas menyiasati permasalahan tersebut baik dengan jalan menabung pakan ternak disaat musim pakan berlimpah (musim hujan) baik berupa rumput gajah, rumput lapangan dan rerumputan lainnya (Strata I) dengan pola pengawetan fermentasi Silase, menampung limbah pertanian sebagaimana konsep Simantri 022 ini baik berupa jerami padi, jerami kacang dan lain sebagainya (Strata II) dalam bentuk HAY, serta penanaman Hijauan Pakan Ternak/Kebun HMT di Lahan Kering yang bersumber dari tanaman keras yang tahan terhadap musim kemarau/kekeringan seperti Lamtoro, turi, waru dan pohon gamal, daun Intaran/Mimba, daun Gamelina, daun Sonekeling dllnya dan yang terakhir adalah pemanfaatan limbah perkebunan seperti batang dan daun pisang, daun dan pelepah kelapa, Buah Jambu Mente/jambu monyet. Untuk itu mari kita bahas satu persatu.
Read More - Pakan Alternatif Ternak Sapi di Musim Kemarau

Pompa Air Baru Kami Ketinggian 100 M Tanpa Over

1/22/2013, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, 2Comments


Kami telah memposting artikel sebelumnya yang berjudul Sistem Pompanisasi Harapan Baru Bagi Anggota setahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 25 januari 2012, akhirnya setelah setahun pompa tersebut beroprasi kehawatiram kami terbukti diantaranya : Kerusakan pada bagian generator yang berfungsi untuk menghasilkan listrik 3 phase, dimana pada bagian tersebut mengalami penurunan kemampuan untuk menghasilkan listrik sesuai dengan yang dibutuhkan oleh mesin, sementara pada bagian mesin diesel juga mengalami berbagai kendala dan yang menjadi kendala selama ini bagi kelompok diantaranya : Mahalnya biaya oprasional BBM (Bahan Bakar Minyak) baik premiun dan solar yang ditanggung kelompok mengingat sistem yang dibangun dalam pompanisasi tersebut adalah dengan menggunakan 2 (dua) pompa, dimana pompa pertama dengan mesin genset dengan bahan bakar premium hanya mampu mengangkat air sejauh 300 meter dengan ketinggian vertikal kurang lebih 20 meter, sementara untuk mengangkat air dari sungai menuju kelompok dengan jauh 800 meter dengan ketinggian mencapai 96 meter tentu dalam hal ini diperlukan pompa pembantu yang jauh lebih kuat, pompa ke dua ini menggunakan mesin diesel untuk menggerakkan generator 3 pahse ini lah yang kerjanya paling berat, yang paling penting dengan pengoprasian ke 2 (dua) mesin tersebut (mesin diesel dan mesin genset)  Biaya oprasional yang ditanggung oleh kelompok sangat mahal.
 

Air yang diangkat oleh kelompok akan ditampung pada sebuah cubang dengan diameter 3 meter, dan kedalaman 4 meter dengan volume macapai 50,24 meter kubik, untuk mengisi cubang/bak air tersebut dengan pompa berjenis Centrifugal yang digerakkan oleh motor listrik tersebut menghabiskan waktu 18 Jam dengan biaya oprasional BBM (Bahan Bakar Minyak) baik solar maupun premium kurang lebih mencapai Rp. 100.000,- 

Dari berbagai permasalahan tersebuat diatas yang dialami oleh kelompok, akhirnya kami berembug bersama seluruh anggota dan telah disepakati oleh anggota kelompok untuk mengganti pompa tersebut dengan pompa yang mampu mengangkat air dari sungai tanpa mesti melalui proses over dan biaya oprasional yang lebih murah dengan sember dana sepenuhnya menggunakan anggaran Kelompok Tani Ternak Pucak Manik. 

Read More - Pompa Air Baru Kami Ketinggian 100 M Tanpa Over

Vidio Conference Dengan Gubernur Bali

12/05/2012, Posted by Gung Raka Purnawan, No Comment


Pada Tanggal 22 Nopember 2012 Diadakan siaran Langsung Teleconference/Vidio Conference antara Gubernur Bali dengan Masyarakat Desa Lokpakasa, dalam agenda teleconference tersebut diadakan pada 3 titik yakni Desa Lokapaksa, desa kantun dan gedung jaya sabha dan di siarkan langsung di TVRI.
Agenda teleconference ini bertujuan untuk menyarap aspirasi masyarakat secara langsung oleh pemangku kebijakan yakni gubernur bali.

Apakah yang dimaksud video conference? Video conference adalah sarana interaktif yang real time untuk perusahaan, mahasiswa dan individu untuk berkomunikasi melalui audio, video dan teknologi komputer di zona waktu yang sama namun lokasi yang berbeda. Pada prinsipnya, ini merupakan koneksi langsung antara orang-orang di lokasi yang terpisah yang menyediakan gambar video full-motion dan audio berkualitas tinggi.

Peserta rapat melihat dan mendengar satu sama lain selama konferensi, dan dapat berkonsentrasi pada gambar dan interaksi antara para peserta. Teknologi video conference biasanya termasuk akses ke jaringan (ISDN dan IP adalah yang paling umum), konferensi peralatan (monitor, kamera, mikrofon dan speaker), sistem audio, dan codec (singkatan dari coder / decoder). Melalui perangkat ini, video, audio dan sinyal data tersalur secara kompresi selama transmisi.

Manfaat dari video conference sangat banyak. Video conferencing menghemat waktu perjalanan dan uang, mendesak peserta untuk mencapai keputusan yang mungkin tidak datang dengan mudah dalam pertemuan tatap muka, dan memberikan peserta kesempatan untuk melihat bahasa tubuh orang lain dan ekspresi wajah, yang merupakan faktor penting untuk penjualan atau rapat dewan.

Video conferencing memainkan peran membantu peserta berkomunikasi sepenuhnya dengan peserta jarak jauh dan memberikan akses kepada para peserta yang dibatasi oleh lokasi fisik mereka. Teknologi ini menghubungkan kelompok dengan ide-ide mereka, dan itu bermanfaat bagi bottom line perusahaan, atau tujuan pendidikan universitas atau sarana pendekatan antara pemerintah dengan masyarakatnya.

Read More - Vidio Conference Dengan Gubernur Bali

Analisis Design Sistem Info LKM-A PUAP

10/30/2012, Posted by Gung Raka Purnawan, 3Comments

Pemerintah Melalui Kementrian Pertanian beserta jajaran telah merealisasiakan bantuan sosial berupa PUAP (Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan) dalam rangka membangun Ekonomi Produktif Pedesaan melalui peningkatan kinerja ekonomi petani di perdesaan. Melalui program PUAP dapat mempercepat upaya mengentaskan masyarakat perdesaan khususnya petani dari kemiskinan dan pengangguran sesuai dengan tujuan pembangunan pertanian. 

PUAP yang telah di dilaksanakan oleh pengurus GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) yang selanjutnya diharapkan mampu mengembangkan bantuan yang telah diberikan, kemudian diharapkan dapat melalui beberapa fase perkembangan gapoktan setiap tahunnya diantaranya :
1. Pada Tahun I : Fase Usaha Pertanian
2. Pada Tahun II : Fase Usaha Simpan Pinjam
3. Pada Tahun III : Fase Usaha LKM-A (Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis)
Nah dari ke 3 fase tersebut diatas, bagi para pengurus gapoktan yang sebagian besar adalah para petani tentu akan banyak mengalami sebuah kendala terutama yang menyangkut pengolahan data keanggotaan, data keuangan, pelaporan kegiatan kepada pihak terkait baik itu pemerintah maupun anggota itu sendiri disamping kendala eksternal lainnya.

Melalui kesempatan ini saya akan mencoba membaut sebuah analisis dan design system informasi LKM-A PUAP dengan harapan kedepan dari Analisis dan Design Program ini akan bisa dikembangkan menjadi sebuah program berbasis komputerisasi yang nantinya dapat mempermudah pekerjaan, pengambilan keputusan bagi para pengurus gapoktan pelaksana program LKM-A PUAP.
Baik kita mulai pada inti pembahasan Proposal "Analisis Design Sistem Info LKM-A PUAP"

Read More - Analisis Design Sistem Info LKM-A PUAP

MOBNAS Matic Karya Petani

10/28/2012, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, No Comment

Berbicara SDM indonesia saya tidak pernah meragukan, dibanding dengan negara lain orang-orang indonesia adalah orang-orang yang cerdas, namun entah mengapa akhir-akhir ini selalu di hiasi dengan pemberitaan KORUP yang hampir di semua lini. Jujur kami jenuh melihat pemberitaan tentang Korupsi dan silat lidah mulut politisi.

Kami ingin sekali melihat indonesiaku mengukir prestasi seperti proyek N250 Gatotkoco, atau Prestasi MOBNAS atau Mobil Nasional yang merupakan mobil karya anak bangsa yang akhir-akhir ini kembali ramai dibicarakan setelah dulu pernah redup pasca hantaman krisis yang menimpa indonesia dan pasca mobil timor hilang kejayaannya, kini hadir kembali sebuah mobil nasional yang bernama ESEMKA. Sebelum Mobil ESEMKA ini lahir, indonesia telah berharisil membuat Mobnas, ada sederet nama diantaranya : Mobnas Maleo yang merupakan karya IPTN, Mobnas Timor milik Tomy soeharto dengan menggandeng KIA, Mobnas Bimantara milik Bambang Trihatmojo bersama Hyundai, Mobnas Gang car, Mobnas Marlip, Mobnas Kancil, Mobnas GEA, Mobnas Tawon, Mobnas Komodo, Mobnas Arina dllnya


Mobnas-mobnas tersebut lama-lama meredup dan yang kini Mobnas ESEMKA Terlepas dari segala kontroversi yang ada,  namun mobil ESEMKA ini membuat saya kagum dengan prestasi para siswa SMK yang telah berhasil merakit mobil SMK ini. Ini sebagai bukti bahwa kami kaum petani indonesia memimpikan sebuah mobil nasional yang tepat, efektif, efisien dan terjangkau oleh kantong para petaninya. heemm nampaknya sulit...!

Dibalik kekaguman saya tersebut ada sebuah kekaguman saya yang sangat luar biasa lagi kepada Petani yang berhasil merakit sebuah mobil matic dari bahan bekas, atau boleh dibilang hampir 90% konten asli barang bekas/rongsokan. Mobnas ini sama sekali belum terendus oleh promosi media masa, namun keberadaannya sudah eksis sejak lama sekali dan bahkan menjadi kendaraan multi fungsi bagi para petani. Penasaran...? Mau Tau...?
Read More - MOBNAS Matic Karya Petani

Selaraskan Hubungan Manusia VS Sang Pencipta

10/22/2012, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, No Comment

Sebagaimana tertuang dalam Visi dan Misi Kelompok Tani Ternak Pucak Manik yakni :
VISI : “Peningkatan Kesejahteraan Anggota Kelompok Ternak Pucak Manik Dengan Berlandaskan Konsep Tri Hita Karana”
MISI : "Meningkatkan Seradha Bhakti Kehadapan Ida Hyang Widhi Wasa, dengan dilandasi oleh semangat rasa persaudaraan antar anggota kelompok, didalam menggali segenap potensi diri dan alam sekitar kita dengan konsep berwawasan lingkungan, dalam mencapai kesejahteraan bersama".

Dari Visi dan Misi tersebut diatas terdapat penyelarasan hubungan manusia dengan sang Pencipta (Tuhan Yang Maha Esa). Ini Point Pertama, walaupun hal ini tidak tampak real namun bila di hayati dengan baik akan mampu menjadikan sebuah spirit POSITIF dalam sebuah pengembangan pembangunan kelompok.

Dari tetua kami di bali mempercayai sebuah konsep keselarasan hubungan antara Manusia, Sang Pencipta dan Alam, yang mana konsep inilah yang di sebut dengan "Tri Hita Karana", sebagaimana yang menjadi landasan visi dan misi kelompok Kami.

Tepatnya Pada tanggal :25 April 2012 kami Kelompok Tani Ternak Pucak Manik melakukan sebuah upacara keagamaan di lingkungan kelompok kami yakni Upacara Pemelaspasan Bangunan Pelinggih Penunggu Karang dan Bangunan Cubang/Bak air beserta Tempat Mesin.
Upacara ini dilakukan bersama dengan seluruh anggota kelompok kami dengan penuh suka cita, penuh kegotong-royongan dan kebersamaan.
Read More - Selaraskan Hubungan Manusia VS Sang Pencipta

F1 Lahir di Kandang Koloni Kami

10/22/2012, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, No Comment

Selamat Pagi para blogger, sebelumnya kami mohon maaf karena baru bisa posting sebuah artikel, mengingat kegiatan admin akhir-akhir ini begitu padat. 

Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan sebuah proggres perkembangan kelompok kami terkait usaha pembibitan sapi bali yang kami lakukan, yang mana tulisan ini terkait dengan artikel kami sebelunya yang berjudul "Awalnya Ragu, Akhirnya Ketagihan di Suntik" mengenai hasil Inseminasi buatan (IB) atau yang lebih dikenal dengan Kawin Suntik.

Pada tulisan kami sebelunya mengangkat mengenai keragu-raguan petani dalam melakukan IB pada ternak mereka dan setelah melihat hasilnya berupa kelahiran Pedet/Godel sapi bali hasil IB akhirnya para petani ketagihan untuk meng IB sapi mereka.

Terkait dengan postingan kali ini F1 Lahir di Kandang Koloni Kami, ini sebagai tanda bahwa sebagian besar bibit sapi yang kami pelihara dari Pertengahan Tahun 2010 kini telah rata-rata melahirkan anak yang ke 2, dimana pada perkawinan yang pertama tidak menggunakan IB melainkan melalui kawin alami, dan pada perkawinan yang ke 2 ini seluruh sapi-sapi kami telah di IB dan hasilnya sebuah F1 bibit sapi bali.
Read More - F1 Lahir di Kandang Koloni Kami

Kunjungan Gubernur Bali Ke SIMANTRI Lokapaksa

8/22/2012, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, No Comment

Kelompok Tani Ternak Pucak Manik merupakan salah satu kelompok inti sektor peternakan dalam program SIMANTRI Tahun 2010 Gapoktan Tri Loka Amertha desa Lokapaksa. Kelompok ini telah menjalankan program SIMANTRI dari tahun 2010 dan hingga kini telah berhasil menjalankan program ini mulai dari pemanfaatan limbah pertanian untuk pakan ternak, memproduksi pupuk organik baik pupuk organik kompos maupun pupuk organik cair dari urine sapi yang disebut dengan Bio urine, pupuk organik ini dengan bahan dasar dari limbah perternakan yang kemudian di olah melalui proses fermentasi mikroba. Hasil produksi pupuk organik tersebuat telah berhasil diserap oleh para petani untuk di aplikasikan pada lahan pertanian mereka. 

Pengelolaan di sektor peternakan, anggota kelompok ini sampai saat ini memelihara sapi di kandang koloni milik kelompok sebanyak 24 ekor sapi bibit betina dan kini sudah rata-rata beranak dan bunting yang kedua kalinya dan 10 ekor sapi jantan penggemukan, sedangkan populasi pada masing-masing anggota rata-rata telah memelihara 5 ekor sapi baik di kandang koloni milik kelompok maupun di masing-masing rumah anggota kelompok. 
Read More - Kunjungan Gubernur Bali Ke SIMANTRI Lokapaksa

Analisis Usaha Pembibitan Sapi Bali

6/15/2012, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, 8Comments


selayaknya usaha penggemukan sapi bali pada pembahasan artikel sebelumnya, maka dalam dunia usaha pembibitan sapi bali sangatlah perlu juga dilakukan sebuah analisis sebagai bentuk kajian terhadap sebuah usaha pembibitan sapi bali, apakah kiranya usaha tersebut akan mendatangkan keuntungan atau malah impas atau bahkan menelan pil pahit sebuah kerugian yang nilainya amat besar...!, untuk itu kami kelompok tani ternak pucak manik berusaha melakukan sebuah analisis usaha, selayaknya metode yang telah dibahas sebelumnya dalam artikel Metode Analisis Usaha.

KONSEP USAHA PEMBIBITAN SAPI BALI
Konsep Usaha yang akan dikembangkan adalah usaha pembibitan sapi bali, dengan berbasis usaha kelompok dengan menggunakan sample dari program SIMANTRI, dimana dalam program tersebut kelompok mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos) dalam pengembangan usaha, dalam hal ini semua bentuk bansos dari pemerintah kepada kelompok akan tetap dihitung sebagai modal kelompok, dan pengelolaannya dilakukan secara bersama-sama anggota kelompok dengan di koordinir oleh pengurus kelompok, dengan pola bagi hasil sesuai dengan aturan (awig) yang telah di tetapkan bersama.
Read More - Analisis Usaha Pembibitan Sapi Bali

Analisis Usaha Penggemukan Sapi Bali

6/14/2012, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, 5Comments

Analisis usaha merupakan sebuah cara untuk mengetahui tingkat kelayakan suatu jenis usaha yang akan kita lakukan, menilai kelangsungan usaha, stabilitas, profitabilitas dari suatu usaha, sub usaha atapun proyek. Tindakan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa tinggikah tingkat keuntungan yang dihasilkan dan berapa lamakah waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan biaya investasi maupun titik impasnya. Dengan mengetahui hal tersebut diatas, berbagai macam tindakan antisipasi dalam rangka untuk memperbaiki dan meningkatkan keuntungan juga dapat dilakukan apabila Anda melakukan tindakan analisa usaha ini. Proses analisa usaha dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode atau cara, nah seperti pada pembahasan artikel sebelumnya mengenai Metode Analisis Usaha, maka pada kesempatan ini saya akan mencoba belajar membuat sebuah analisis usaha penggemukan sapi bali.

KONSEP USAHA PENGGEMUKAN SAPI BALI
Konsep Usaha dalam Penggemukan sapi bali ini dilakukan dalam skup kelompok, dimana pengelolaan kegiatan usaha dilakukan oleh kelompok itu sendiri dengan diawasi dan di manage oleh pengurus kelompok, mulai dari pemberian pakan, pemeliharaan dan pengolahan limbah ternak.
Pola pembagian hasil dalam penggemukan sapi bali ini yakni dengan pola 70% : 30% dimana dari Keuntungan bersih 70% adalah Hak Petani sebagai pengelola dan 30% akan menjadi hak kelompok sebagai pemilik modal.

Read More - Analisis Usaha Penggemukan Sapi Bali

Metode Analisis Usaha

6/14/2012, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, One Comment

Kelompok Tani Ternak Pucak Manik sebagai salah satu Kelompok Tani Ternak yang ada di Gapoktan Tri Loka Amertha, Sebagai Kelompok inti sektor peternakan baik dalam Program SIMANTRI 022, maupun Program-program lainnya. Kelompok Tani Ternak Pucak Manik merupakan sebagai tempat atau media pembelajaran bagi kelompok-kelompk lainnya baik yang ada di lingkungan Banjar Dinas Bukit Sakti, Desa Lokapaksa, maupun luar desa lokapaksa itu sendiri. Media Pemblajaran baik mengenai Administrasi kelompok, Tata Cara Pengelolaan Kelompok, maupun tata cara bertani Maupun Berternak Sapi Bali yang menganut konsep pertanian dan peternakan yang berkelanjutan (Sustainable Agriculture), Konsep pertanian terintegrasi (Zero Waste) maupun konsep yang nantinya mengarah kepada pola pertanian Organik maupun konsep Pertanian Bio Dinamis (Bio Dinamic Farming).
Untuk itu pada kesempatan kali ini kami akan membagi sebuah Analisis Usaha baik dari sisi Kelayakan Ekonomi dan Finansial dalam kegiatan Usaha Peternakan Sapi Bali yang kami lakukan selama ini bersama para anggota kami. 

Analisis usaha merupakan sebuah cara untuk mengetahui tingkat kelayakan suatu jenis usaha yang akan kita lakukan, menilai kelangsungan usaha, stabilitas, profitabilitas dari suatu usaha, sub usaha atapun proyek. Tindakan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa tinggikah tingkat keuntungan yang dihasilkan dan berapa lamakah waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan biaya investasi maupun titik impasnya. Dengan mengetahui hal tersebut diatas, berbagai macam tindakan antisipasi dalam rangka untuk memperbaiki dan meningkatkan keuntungan juga dapat dilakukan apabila Anda melakukan tindakan analisa usaha ini. Proses analisa usaha dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode atau cara. Berikut ini adalah beberapa poin yang harus dapat dihitung dan diketahui secara pasti, yaitu :
Read More - Metode Analisis Usaha

Kebun HMT di Lahan Kering

6/12/2012, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, 3Comments

Kami Kelompok Tani Ternak Pucak Manik yang merupakan kelompok inti/kelompok pelaksana sektor Peternakan, Gapoktan Tri Loka Amertha dalam program Sistem Pertanian Terintegrasi (SIMANTRI) Tahun 2010, Sejalan dengan Visi dan Misi Kelompok Tani Ternak Pucak Manik seperti yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), maka pengurus menyusun sebuah rencana kerja, dalam rencana kerja tersebut tertuang tahapan-tahapan pembangunan kelompok, baik pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik. Dengan mengacu pada Rencana Kerja Kelompok tersebut kami masih banyak mengalami kendala dan berbagai masalah terutama dalam penyediaan Hijauan Pakan Ternak (HPT).

Dalam usaha peternakan sapi bali kita tidak bisa terlepas dari permasalahan ketersediaan Hijauan Pakan Ternak (HPT) yang berkelanjutan, terutama disaat musim kemarau tiba yang merupakan salah satu musim kesulitan dalam ketersediaan pakan ternak. Ketersediaan Hijauan Pakan Ternak (HPT) sebagai pakan ternak merupakan salah satu faktor yang menentukan baik buruknya perkembangan ternak ruminansia khususnya ternak sapi bali yang ada di daerah kami, karena pakan merupakan komponen terbesar dalam biaya produksi usaha peternakan dan berpengaruh langsung terhadap produksi, produktivitas dan kesehatan ternak itu sendiri.


Dalam sistem usaha peternakan sapi, tanaman pakan merupakan sumber pakan hijauan yang mutlak diperlukan dan harus tersedia baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Ketersediaan hijauan pakan juga merupakan faktor langsung yang berhubungan dengan keberlanjutan dan kestabilan usaha ternak sapi bali. Kebutuhan hijauan pakan pakan per ekor sapi bali sebanyak 6,25 kg bahan kering per hari untuk hidup pokoknya atau setara dengan hijauan segar ±10% dari berat tubuhnya. Selama ini sebagian besar hijauan pakan yang diberikan kepada ternak di kelompok kami KTT. Pucak Manik berupa rumput lokal atau rumput alam, baik yang berasal dari padang penggembalaan umum maupun dari tempat-tempat lain seperti pematang sawah, pinggir jalan, pinggir hutan, saluran irigasi atau perkebunan.

Read More - Kebun HMT di Lahan Kering

Produk Bio Urine Pucak Manik

5/11/2012, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, 5Comments

Kelompok Tani Ternak Pucak Manik merupakan Kelompok Tani Ternak Sapi Bali yang terlatak di Banjar Dinas Bukit Sakti, Desa Lokapaska, yang merupakan salah satu Kelompok sebagai proyek percontohan Pemerintah Propinsi Bali dalam sistem pertanian terpadu/ terintegrasi yang di bali lebih dikenal dengan istilah SIMANTRI. Hingga kini tetap eksis dan semakin berkembang mengembangkan kegiatan kelompoknya. Dari sisi hilir kegiatan peternakanya telah mampu memproduksi Pupuk Cair Bio Urine, baca lebih lanjut artikel kami yang berjudul "Mengubah Kencing Sapi Jadi Uang".

Pupuk Cair Bio Urine ini berbahan dasar dari limbah peternakan yakni Urine Sapi (Air Kencing Sapi) yang kemidian di fermentasi dengan bakteri/fermentor selama seminggu yang selanjutnya diproses lagi dengan aerator dengan tujuan mengurangi bau amoniak serta kadar air yang terkandung dalam urine sap.

Read More - Produk Bio Urine Pucak Manik

BALADA PARA PETANI

4/23/2012, Posted by Kelompok Ternak Pucak Manik, 2Comments

Kami tak pernah bertanya
Tidak juga berbicara tentang diri kami

Sejak manusia belum mengenal logam
Sejak kerbau dan sapi belum diairkan
Tahukah kalian
Kami para petani telah memulai menanam
Setelah jemu berburu dan mengumpulkan binatang

Tahukah kalian
Kamilah para petani pemula budaya
Membuat mata manusia terbuka dan hidup damai berlipat ganda
Generasi demi generasi kami pelihara
Sambil menanti ribuan tahun lagi
Tibanya zaman baru technology dan industry
Informasi dan komunikasi
Tanpa kami para petani
Dimana pula kalian berteduh
Mengasah fikiran memajukan zaman dan pengetahuan

Dizaman perangpun tentara kita bertumpu pada petani
Dizaman kemerdekaan saat tak ada sepeserpun modal masuk dari negeri antah berantah
Lalu siapa yang menjamin perut kalian
Yang lapar dan terkulai lemah


Read More - BALADA PARA PETANI
Posting Lama